4.3.10

Putri Malu: Tanpa Malu Mengatasi Insomnia

Masih ingat dengan keisengan menyentuh Putri Malu yang biasa tumbuh liar di pinggir jalan? Daun-daunnya yang kecil dan tersusun majemuk akan menguatup bila ada yang menyentuhnya. Tapi siapa sangka tanaman super sensitif ini ternyata bisa juga dijadikan obat. Daun dan akarnya yang segar bila dikeringkan mampu mengobati insomnia, radang saluran nafas (bronchitis), panas tinggi pada anak-anak, herpes (radang kulit karena virus), cacingan (ascariasis) sampai rheumatik.
Untuk pengobatan luar, seperti luka, radang kulit bemanah (piodermi) dan herpes, Putri Malu yang segar dilumatkan lalu ditempelkan di tempat yang sakit. Khusus pengobatan dalam, Putri malu harus dipadukan dengan ramuan lainnya sebelum diminum. Berikut resepnya:

1. Insomnia – rebus Putri Malu (15 – 60 gram), daun mimosa pudica (30 – 60 gr). Atau, dicampur dengan Mimosa pudica (15 gr), sawi langit (15 gr), dan calincing (30 gr).

2. Chronic bronchitis – rebus Putri Malu (15 – 60 gram), akar minosa pudica 60 gr dan air (600 cc). Untuk merebus nyalakan api kecil hingga rebusan berkurang ke takaran 200 cc. Diminum 2 x sehari (@100 cc) selama 10 hari.

3. Batuk dengan dahak banyak cukup merebus akar putri malu segar (10 – 15 gr).

4. Ascariasis: rebus Putri Malu (15 – 60 gram) dan mimosa pudica (15 – 30 gr).

5. Rheumatik: rendam Putri Malu (15 – 60 gram) dan akar Mimosa pudica (15 gr) dalam arak putih (500 cc) selama 2 minggu.

Putri Malu sangat tidak disarankan untuk wanita hamil.

www.iptek.net.id


No comments:

Post a Comment