20.1.09

Orang-Orang Yang Didoakan Malaikat

Alangkah indahnya hidup ini dalam perhitungan Allah. Setiap hari mengikut rutin 24 jam dari sejak awal terbukanya mata setelah dimatikan sekejap dan kemudian tertutup lagi untuk menikmati perjalanan alam yang panjang.

Dan dengan harapan moga – moga mata ini akan berpeluang lagi menatap cantiknya kehidupan yang terbentang luas.

Meniti berhati – hati ruang lurus perjalanan, ada kata bengkok juga. Sedaya mungkin cepat – cepat berada di garisan lurus kembali. Dengan seorangnya “diri”. . .bertemankan akal dipandu iman . . . moga hari – hari seterusnya lebih indah dan mendamaikan.

“Bila engkau memandang segalanya dari Allah, yang menciptakan ujian, yang menyebabkan sakitnya hati, yang menyebabkan keinginan terhalang. Bukan Allah tidak tahu derita hati tetapi mungkin itulah yang Dia maukan karena Dia tahu hati yang begini selalunya lebih lunak dan mudah untuk dekat dan akrab dengan-Nya”.

Disetiap detik yang berlalu kita memohon kepada Allah agar senantiasa bertambahkan kebaikan. Do’a ikhlas kami untuk semua saudara yang selalu bersusah payah menebarkan Risalah ini. Kekhilafan dan kekurangan selalu dimohonkan maaf, apa yang di luar jangkauan kekuatan kami, kepada Allah kami memohonkan kembalikan segala urusan.

Sahabatku . . . Do’a merupakan salah satu komponen untuk meraih sebuah kesuksesan. Setiap harapan demi harapan yang lantunkan setiap detik yang berjalan merupakan komponen dari do’a. Tapi alangkah bahagianya apabila seorang hamba Allah yang setiap harinya selalu dido’akan oleh malaikat. Dan Malaikat Insya Allah akan selalu mendo’akan hambanya yang memohon kepada Allah dalam keadaan:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
“Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci, maka Malaikat akan bersamanya di dalam pakaianny. Dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdo’a “Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci. (Al - Hadits)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat.
“Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para Malaikat mendo’akannya “Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia” (Hadits Riwayat Muslim)

3. Orang – orang yang berada di shaf depan dalam sholat berjama’ah.
“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bersholawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” (Hadits Riwayat Imam Abu Dawud)

4. Orang – orang yang menyambung shaf pada sholat berjama’ah.
(Tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf). “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat selalu bershoawat kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf” (Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5. Para Malaikat mengucapkan Amin ketika seorang imam selesai membaca Al – Fatihah.
“Jika seorang imam membaca ‘ghairil maghdhuubi’alaihim waladh dhaalin’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barang siapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan Malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu” (Hadits Riwayat Imam Bukhori)

6. Orang yang duduk di tempat sholatnya setelah melakukan sholat.
“Para Malaikat akan selalu bershalawat (berdo’a) untuk salah satu diantara kalian selama ia ada dalam tempat sholat dimana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudlunya, (para Malaikat) berkata, Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia” (Hadits Riwayat Ahmad)

7. Orang – orang yang sholat subuh dan sholat ashar berjama’ah.
“Para Malaikat berkumpul pada saat sholat subuh lalu para Malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga subuh) naik (ke langit), dan Malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat ashar dan Malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat ashar) naik (ke langit) sedangkan Malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’ mereka menjawab, ‘kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka dalam keadaan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat” (Hadits Riwayat Ahmad)

8. Orang yang mendo’akan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang dido’akan.
“Do’a orang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akannya adalah do’a yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang Malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata ‘Aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan” (Hadits Riwayat Muslim)

9. Orang – orang yang berinfaq.
“Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 Malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah berikanlah ganti bagi orang yang berinfaq’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit” (Hadits Riwayat Bukhori dan Muslim)

10. Orang yang sedang makan sahur.
“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bersholawat (berdo’a) kepada orang – orang yang sedang makan sahur” (Shahih At Targhib wat Tarhib I/519)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah Shalallahu ‘Alahi Wasallam bersabda: “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bersholawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga subuh” (Hadist Riwayat Ahmad)

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
“Keutaman seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan ikan, semuanya bersholawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (Hadits Riwayat Tirmidzi)

Sumber: Buletin Alamanda edisi 23/04/08



No comments:

Post a Comment